Saya sering kali mendapatkan pertanyaan seputar Ubuntu dalam hal partisi harddisk, dan jika masalah sampai pada pemindahan directory banyak yang mempersoalkan masalah penggantian penamaan device (mis: /dev/sda) yang pada versi Ubuntu terbaru telah menggunakan UUID (Universally Unique IDentifier) sebagai identifikasi device.
Apa itu UUID?
UUID adalah singkatan dari Universally Unique IDentifier. Merupakan kode identifikasi yang di berikan pada setiap media penyimpanan dalam system.
Mengapa menggunakan UUID?
UUID bersifat unik, oleh karena itu system akan menjamin setiap media akan memiliki identifikasi yang berbeda.
Penamaan device yang terdahulu (mis:/dev/sda) tidak memiliki acuan yang pasti dimana nama device dapat berubah jika misalnya kita menancapkan USB flashdisk atau media removable lain saat booting.
Atau sekenario lain, misalnya permasalahan pada BIOS yang dapat sewaktu-waktu berubah saat ada penambahan media atau harddisk baru kedalam system, biasanya hal ini terjadi pada PC.
Manfaat menggunakan UUID?
Dengan memanfaatkan UUID kita dapat dengan mudah mengatur konfigurasi media portabel didalam fstab, dimana media yang berbeda ditancapkan pada waktu yang berbeda kemungkinan akan memiliki nama device yang sama, akan tetapi tetap memiliki UUID yang berbeda untuk tiap drive/partisi.
Kekurangan UUID?
Hanya satu kekurangan UUID, dimana Jika kita merubah partisi kita secara otomatis UUID juga akan ikut berubah, namun kita dapat menggunakan perintah blkid jika membutuhkan informasi mengenai UUID sebuah partisi, yang tentunya kita butuhkan untuk mengatur ulang list partisi dalam fstab setelah melakukan partisi ulang.
POST TGL: 4 May 2010
KATEGORI: Linux
Site Version: 0.9.3, Date Build: Oct-2008, thanks to php-mysql tutorial and Intranet Journal
Isi bebas didistribusikan dengan mencantumkan alamat asal.