Kebanyakan hosting telah menawarkan custom error pages untuk setiap website yang menyewa hosting mereka, tetapi desain dan tampilan halaman mungkin standard dan bahkan bukannya merujuk ke halaman depan website kita melainkan ke halaman webhosting itu sendiri jika terjadi error page.
Tujuan membuat sendiri custom error page agar kita memiliki halaman dengan tampilan yang sesuai dengan tema website kita sendiri.
Syarat yang diperlukan:
* Webhosting memperbolehkan penggunaan .htaccess, jika tidak maka akan terjadi status Internal Error pada hosting anda.
file .htaccess ini merupakan file eksklusif sebagai distributed configuration file yang berfungsi sebagai konfigurasi bagaimana website kita diakses didalam direktori tersebut, selain itu juga dapat berfungsi sebagai autentikasi halaman, ataupun konfigurasi url, dan lain sebagainya.
Untuk custom error pages cukup memanfaatkan .htaccess sebagai redirect dari error page, jika terjadi error pada penulisan url dengan kode status 404 Page Not Found maka webtidak akan melarikan halaman ke error page milik webhosting melainkan ke halaman error milik kita sendiri.
Langkah 1: Buat file di root (/) directory website anda, misalnya file dengan nama "error.php" dan isikan kedalam file tersebut kode dibawah ini
$status = $_SERVER['REDIRECT_STATUS'];
$codes = array(
403 => array('403 Forbidden', 'Server menolak memenuhi permintaan anda.'),
404 => array('404 Not Found', 'Dokumen/file yang anda cari tidak dapat ditemukan.'),
405 => array('405 Method Not Allowed', 'Metode permintaan yang anda berikan tidak diperbolehkan.'),
408 => array('408 Request Timeout', 'Browser gagal mengirimkan request ke server saat ini.'),
500 => array('500 Internal Server Error', 'Permintaan anda tidak dapat dilayani dikarenakan internal error pada server.'),
502 => array('502 Bad Gateway', 'Invalid respon dari upstream server saat melayani permintaan anda.'),
504 => array('504 Gateway Timeout', 'Kegagalan upstream server dalam mengirim request anda.')
);
$title = $codes[$status][0];
$message = $codes[$status][1];
if ($title == false || strlen($status) != 3) {
$message = 'Status code tidak ditemukan.';
}
else{
// tampilkan pesan error sesuai dengan kode status
echo $title;
echo $message;
}
Labgkah 2: Isikan kode berikut kedalam file ".htaccess"
ErrorDocument 403 /error.php ErrorDocument 404 /error.php ErrorDocument 500 /error.php
Kita juga bisa melakukan modifikasi pada file error.php untuk disesuaikan dengan template website kita dengan parsing variable "$title" dan "$message" kedalam template.
Cobalah untuk mengakses website anda dengan nama halaman yang tidak valid, semoga berhasil.
POST TGL: 11 June 2009
KATEGORI: Web
Site Version: 0.9.3, Date Build: Oct-2008, thanks to php-mysql tutorial and Intranet Journal
Isi bebas didistribusikan dengan mencantumkan alamat asal.